Advertisement

Pelatihan Budidaya Jamur Tiram, Salah Satu wujud Kepedulian IKAMARO Terhadap Ekonomi Kreatif Masyarakat Bojonegoro


suasana pelatihan budidaya jamur IKAMARO
Di zaman modern yang ketat akan persaingan ekonomi ini semakin hari semakin banyak yang mengeluh tentang pekerjaan. seakan-akan permasalahan pekerjaan begitu kompleks. mulai dari yang belum mendapat pekerjaan selalu mengeluh bahwa mencari kerja di zaman sekarang ini sangat sulit dan persaingannya sangat ketat, yang sudah dapat pekerjaan mengeluh bahwa upah yang mereka terima tak sebanding dengan yang mereka kerjakan, upah yang mereka terima tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari, dan masih banyak lagi yan lainnya.

Berbagai permasalahan yang demikian itu dirasakan hampir disemua lapisan masyarakat dan di semua tempat di indonesia, untuk itu pemerintah melahirkan sebuah wacana baru tentang solusi untuk mengatasi keluhan-keluhan terhadap permasalahan pekerjaan tersebut. salah satu solusi yang diberikan adalah berwira usaha atau menciptakan lapangan kerja sendiri. harapannya jika masyarakat gemar berwira usaha maka tidak akan dijumpai lagi orang yang sulit mencari pekerjaan, jiwa competitor mereka untuk mendapatkan hasil yang maksimal-pun juga akan terus terpacu, intinya masyarakat akan bisa mandiri, dan berfikir kreatif bagaimana cara mencukupi kebutuhan hidup mereka sendiri.

Tak berhenti disitu saja bukti kesungguhan pemerintah dalam menggalakkan semangat berwira usaha bagi masyarakat adalah saat ini sering diadakan pelatihan-pelatihan keterampilan yang bisa masyarakat gunakan untuk membuka usaha sendiri, mulai dari pelatihan keterampilan potong rambut, bordir, sablon, pengolahan hasil tanam, inovasi-inovasi dibidang kuliner, dan lain sebagainya. pinjaman modal usaha-pun disediakan untuk menjembatani masyarakat berwira usaha.

Tak mau kalah dengan pemerintah, Ikatan Mahasiswa Bojonegoro (IKAMARO) UIN MALIKI Malang mencoba ikut andil dalam mensukseskan gerakan semangat berwirausaha bagi masyarakat, khususnya masyarakat Bojonegoro. IKAMARO merasa bahwa sebagai mahasiswa yang merupakan “agen of change” juga diberi tanggung jawab untuk memberikan ide atau gagasan-gagasan baru terhadap kemajuan masyarakat tak terkeculi kemajuan disektor ekonomi.

Salah satu usaha yang dilakukan IKAMARO adalah melakukan pelatihan budidaya jamur tiram, pelatihan ini dilakukan di Desa Kalangan Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro, alasan memilih budidaya jamur tiram adalah peluang usaha budidaya jamur tiram ini masih sangat menjanjikan, di Bojonegoro sendiri budidaya jamur tiram masih jarang ditemukan, tingkat konsumsinya tinggi namun tingkat produksi masih sangat minim, untukitulah budidaya jamur tiram ini perlu ditekuni dan bisa dijadikan sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

“untuk  budidaya jamur tiram sendiri tidak diperlukan teknik khusus, perawatannya mudah dan hanya membutuhkan ketelatenan saja” tutur bapak Ali Mas’ud yang merupakan tutor dalam pelatihan budidaya jamur tiram ini, Bpk Ali Mas’ud sendiri sudah hampir 10 tahun melakukan budidaya jamur tiram, dan usaha beliau sudah terbilang sangat sukses, menurut beliau budidaya jamur tiram sangatlah mudah dan tidak memerlukan modal yang banyak, bahan-bahannya pun sangat sederhana, hanya kantong plastik, serbuk kayu, gamping, dan juga bibit jamur, tentu bahan-bahan tersebut sangat mudah untuk dicari. kalu mau sungguh-sungguh dan telaten pasti akan berhasil.

Pelatihan ini sendiri disambut baik oleh perangkat dan warga desa Kalangan, warga sangarantusias dalam mendengarkan, memerhatikan, dan mempraktikkan intruksi dari tutor, peserta diajari mulai dari pembibitan, pengemasan, perawatan, hingga cara memanen. peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya tentang hal-hal yang belum mereka ketahui tentang teknik budaidaya jamur sendiri.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini masyarakat memiliki pandangan baru untuk mengembangkan ekonomi mereka, setidaknya masyarakat akan tahu bahwa pekerjaan tidak hanya sekedar bertani atau menjadi buruh saja tetapi masih banyak alternatif lain dalam berwirausaha, dan budidaya jamur tiram adalah salah satunya.

post by: Verdi Indra Satria


Tidak ada komentar:

Posting Komentar