Advertisement

Pelantikan dan Ta'aruf Anggota Baru

Pada tanggal 28 september 2014 pengurus ikatan mahasiswa Bojonegoro (IkAMARO) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang periode 2014-2015 resmi dilantik. pelantikan ini diikuti oleh 30 calon pengurus, anggota baru dan juga tamu undangan, baik tamu undaangan dari alumni IKAMARO ataupun tamu undangan dari Organisasi Mahasiswa Daerah (ORMADA)Bojonegoro dari berbagai kampus, yang pada kesempatan tersebut terlihat hadir perwakilan dari BSB UB dan HIMABO UM.  pada acara tersebut semua calon pengurus berpakain rapi dengan menggunakan baju kebesaran IKAMARO sehingga menambah kesakralan dan kekhidmatan acara.

Bertempat di auditorium UIN Press acara pelantikan ini juga dipadukan dengan ta’aruf anggota baru. pada pelantikan ini semua calon pengurus diambil sumpahnya untuk bisa amanah dan ikhlas berjuang selama satu periode untuk IKAMARO. diharapkan setelah dilantik ini semua pengurus baru bisa sadar bahwa amanah sangatlah penting untuk dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. berjuang secara ikhlas sangatlah berat untuk itu butuh niat dan tekat yang kuat untuk melaksanakannya.

Pada kesempatan tersebut Bpk. Dwi Cahyono yang juga Pembina IKAMARO hadir untuk memberikan “wejangan” kepada pengurus dan tentang peran mahasiswa dalam pengembangan potensi daerah. beliau menegaskan bahwa IKAMARO didirikan dengan rasa ikhlas dan niatan yang kuat. walaupun toh pada saat awal pendirian Cuma beranggotakan enam orang tetapi demi tekat perjuangan yang kuat ikamaro bisa tetap eksis sampai saat ini dan anggotanya pun tiap tahun semakin bertambah banyak. beliau juga menegaskan bahwa semakin banyak anggota maka IKAMARO harus semakin kompak, kuat dan berkualitas.

Pada kesempatan yang sama ketua IKAMARO yang baru Verdi Indra Satria memberikan materi keIKAMAROan yang dalam materi tersebut ketua umum yang baru menyatakan bahwa kepengurusan 2014-2015 adalah pengurus yang ke 14, dan usia IKAMARO pada saat itu juga sudah 14 tahun. “Usia 14 tahun bukanlah umur yang kecil untuk sebuah organisasi, di umur 14 tahun ini bukan waktunya IKAMARO untuk merangkak atau masih trantanan lagi, melainkan diusianya saat ini harusnya IKAMARO bisa berlari kencang untuk menggapi cita-citanya”. tutur ketua umum.

Selain itu ketua umum juga menyatakan bahwa sebenarnya potensi Bojonegoro sangatlah besar mulai dari minyak bumi, industry, dan juga kerajinan tangan, namun saying semua potensi tersebut belum bisa dikembangkan secara maksimal karena kurangnya pemikir dan tenaga ahli dibidangnya. banyak orang-orang yang kuliah keluar kota, diperguruan tinggi favorit namun setelah mereka berhasil mereka tak mau berkontribusi untuk Bojonegoro karena kehidupan diluar kota lebih mapan dan nyaman dibandingkan harus membenahi Bojonegoro.

Untuk itulah IKAMARO didirikan agar mahasiswa mahasiswa tidak lupa daerah asalnya dan tetap bisa memberikan manfaat untuk Bojonegoro meskipun mereka kuliah diluat kota. selain itu mahasiswa-mahasiswi asal Bojonegoro bisa kenal satu sama lain dan terjalin hubungan persaudaraan yang erat.

post by Verdi Indra Satria. 

1 komentar:

  1. mengalangkan dan mempersatukan perbedaan adalah suatu tindakan yang positif, karena dengan perbedaan itu kekuatan akan terbangun lebih kokoh. dengan kekokohan itu kita bisa mendobrak dunia dan membuat karya yang nyata.

    BalasHapus