Advertisement

Eksistensi dan Kontribusi Organisasi Mahasiswa Daerah Untuk Masa Depan Bojonegoro

Eksistensi dan Kontribusi Organisasi Mahasiswa Daerah Untuk Masa Depan Bojonegoro
Oleh:
Verdi Indra Satria*)
Verdi Indra Satria (Ketua Umum IKAMARO UIN Malang 14-15)

Bojonegoro, sebuah daerah yang memiliki luas 235.000 HA dan berpenduduk sekitar  1.209.334 jiwa ini kini sedang menjadi perhatian dunia, karena kini Bojonegoro menjelma menjadi lumbung energi nasional dengan 20% minyak bumi Indonesia yang dimilikinya. tidak hanya itu, berbagai macam pemberdayaanpun terus dilakukan untuk perkembangan Bojonegoro, mulai disektor pertanian, industri, insfrastruktur, kualitas sumber daya manusia, dan lain sebagainya.

Dibidang pendidikan pun kini Bojonegoro mulai menunjukkan perubahan yang signifkan dari tahun-tahun sebelumnya, selain memang karena adanya progam wajib belajar sembilan tahun juga tentu karena kesadaran masyarakat Bojonegoro sendiri tentang pentingnya pendidikan bagi generasi yang akan datang. kesadaran akan pentingnya pendidikan di Bojonegoro tersebut bisa kita buktikan dengan semakin banyaknya sarjana-sarjana dan berbagai macam lulusan perguruan tinggi yang berasal dari putra putri Bojonegoro sendiri.

Pandangan masyarakat terhadap pendidikan pun sudah mulai luas terbukti dengan semakin banyaknya pemuda-pemuda Bojonegoro yang menempuh pendidikan di luar kota Bojonegoro, misalnya di Surabaya, Malang, Jakarta, jogja, semarang, dan lain sebagainya. walaupun toh mereka belajar di luar daerah asalnya setidaknya mereka diberikan pendidikan juga untuk memberikan perubahan bagi Bojonegoro setelah mereka lulus kelak. entah disadari atau tidak kualitas pendidikan di suatu daerah juga mempunyai andil yang sangat besar terhadap kemajuan daerah tersebut. untuk itulah harapan besar disandarkan dipundak putra-putri Bojonegoro yang menempuh pendidikan tinggi untuk kelak bisa memberikan perubahan yang lebih baik lagi bagi daerah asalnya.

Harapan Bojonegoro yang disandarkan pada pelajar-pelajar tersebut kini mulai menuai titik cerah, kaum-kaum pelajarpun mulai sadar akan kualitas pendidikan dan pentingnya kontribusi mereka terhadap perkembangan daerah asalanya. terbukti saat ini organisasi mahasiswa daerah Bojonegoro yang merupakan komunitas mahasiswa yang berasal dari Bojonegoro yang penempuh pendidikan di perguruan tinggi di daerah lain mulai terlihat eksistensinya. hampir diseluruh perguruan tinggi yang tersebar diseluruh Indonesia terdapat organisasi mahasiswa daerah Bojonegoro (biasanya disingkat dengan Ormada).

Misalkan di kota Malang saja terdapat banyak sekali ormada Bojonegoro, mulai di UIN Malang terdapat ormada Bojonegoro yang bernama IKAMARO atau singkatan dari ikatan mahasiswa Bojonegoro, di Universitas Brawijaya bernama BSB (Brawijaya Student from Bojonegoro) di Universitas Negeri Malang bernama HIMABO (Himpunan Mahasiswa Bojonegoro) dan Mliwis Putih di Universitas Muhammadiyah Malang. tak hanya di Malang, di Surabaya juga ada banyak sekali ormada Bojonegoro, misalkan FKMB (Forum Komunikasi Mahasiswa Bojonegoro) di UNESA, ABC di UNAIR, dan SASB di UIN Sunan Ampel Surabaya. di luar jawa timur juga ada yang namanya IMAGO di Jogja, MABES di Semarang, dan SPMB di Universitas Indonesia, selain itu juga masih banyak lagi ormada Bojonegoro di berbagai perguruan tinggi di seluruh indonesia.

Kesemua ormada tersebut memang memiliki nama yang berbeda-beda di setiap daerahnya, namun sebenarnya ada beberapa hal sama yang melandasi berdirinya kesemua ormada tersebut, salah satunya adalah keinginan para kaum terpelajar untuk bisa memberikan kontribusi terhadap kemajuan Bojonegoro, semua menginginkan kecintaan pemuda pemudi Bojonegoro terhadap daerah asalanya tidak luntur dan bersikap apatis dikarenakan keberadaan mereka yang menempuh pendidikan di luar Bojonegoro, dan kelak ketika semua telah lulus bisa memberikan sumbangsih dari hasil belajarnya untuk kemajuan Bojonegoro.

Saat ini eksistensi ormada Bojonegoro di seluruh Indonesia tersebut sudah mulai tampak, seiring berjalannya waktu keberadaan ormada di berbagai perguruan tinggi terus menunjukkan perkembangan yang positif, dan semuanya saat ini sudah mulai berlomba-lomba untuk memberikan pemikiran dan tindakan positif terhadap Bojonegoro, bisa dipastikan semua ormada Bojonegoro tersebut memiliki kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan diBojonegoro, contohnya saja bakti sosial, pemberian motivasi terhadap siswa siswi Bojonegoro yang hampir lulus, kegiatan tryout dan pelatihan masuk perguruan tinggi, dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Diharapkan memalui adanya organisasi mahasiswa daerah ini para kaum terpelajar bisa mengaktualisasikan dirinya dan pengetahuan yang dimilikinya untuk Bojonegoro, yang kuliah di jurusan pendidikan memberikan pengetahuannya di bidang pendidikan, yang jurusan teknik memberikan pengetahuan tentang teknik, yang pertanian memberikan trobosan-trobosan baru dalam sektor pertanian, dan semua jurusan-jurusan lain pun seperti itu, bergerak sesuai dengan bidang yang ditekuninya.

Dengan demikian peran kaum pelajar akan tampak, kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan pun akan semakin kuat, dan jika seperti itu maka kualitas pendidikan di Bojonegoro akan meningkat, dan seperti yang telah di ungkapkan diatas tadi bahwa jika kualitas pendidikan di Bojonegoro maju maka peluang Bojonegoro untuk terus berkarya, dan melejit kearah yang lebih baik lagi akan menjadi kenyataan.

Untuk itu harapan saya melalui adanya tulisan ini bisa membuka fikiran kaum-kaum pelajar Bojonegoro, yang khususnya berada diluar Bojonegoro untuk tidak lupa akan daerah asalnya dan mereka semua bisa sadar bahwa Bojonegoro sedang menunggu fikiran, gagasan dan tindakan mereka untuk memberikan kontribusi positif dan perubahan yang lebih baik terhadap Bojonegoro.

*) Penulis adalah ketua Ikatan Mahasiswa Bojonegoro (IKAMARO) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
-wallahu a’lam bisshowab-
Biografi Penulis:
Nama : Verdi Indra Satria
TTL : Bojonegoro, 23 September 1994
Alamat : Ds. Simbatan Kec. Kanor Kab. Bojonegoro
No.Hp : 085784937806

Tidak ada komentar:

Posting Komentar